MASIHKAH KITA BELUM MAU BERSYUKUR ?

MASIHKAH KITA BELUM MAU BERSYUKUR ?

Coba mari kita hitung berapa Harga Nafas kita hidup didunia ini :
Sekali bernafas, umumnya manusia memerlukan 0,5 liter udara. Bila per orang bernafas 20 kali setiap menitnya, berarti udara yang dibutuhkan sebanyak 10 liter. Dalam sehari, setiap orang memerlukan 14.400 liter udara.
Lalu, berapa nilai tersebut bila dirupiahkan? Sebagaimana diketahui, udara yang dihirup manusia terdiri dari beragam gas semisal oksigen dan nitrogen. Keduanya, berturut-turut 20% dan 79% mengisi udara yang ada di sekitar manusia. Bila perbandingan oksigen dan nitrogen dalam udara yang manusia hirup sama, maka setiap kali bernafas manusia membutuhkan oksigen sebanyak 100 ml dan 395 ml lainnya berupa nitrogen. Artinya, dalam sehari manusia menghirup 2880 liter oksigen dan 11.376 liter nitrogen.
Jika harga oksigen yang dijual saat ini adalah Rp 25.000 per liter dan biaya nitrogen per liternya Rp 9.950 (harga nitrogen $ 2.75 per 2,83 liter), maka setiap harinya manusia menghirup udara yang sekurang-kurangnya setara dengan Rp 176.652.165. Dengan kata lain, bila manusia diminta membayar sejumlah udara yang dihirup berarti setiap bulannya harus menyediakan uang sebesar 5,3 Miliar rupiah. Dalam setahun, manusia dapat menghabiskan dana 63,6 Miliar.
Dalam sehari manusia menghirup 2.880 liter Oksigen dan 11.376 liter Nitrogen
2.880 x Rp.25.000,- = Rp. 72.000.000,-
11.376 x Rp. 9.950,- = Rp.113.191.200,-

Total biaya sehari = Rp.185.191.200,-
Biaya bernafas 1 bulan = 30 x 185.191.200,- = Rp.5.555.736.000,-

1 tahun 365 hari, maka biaya untuk bernafas selama 1 tahun 365 x 185.191.200 = Rp.67.594.788.000,-
Jadi harga Nafas kita setahun Rp.67,6 miliar, jadi kalau mbah Mukhlas sdh memakai 80th maka beaya utk nafas saja 80 x Rp.67,6 M sama dengan Rp.5,4 trilliun.
سبحان الله
Itu baru nafas kita belum ni’mat Alloh yang lain yg luar biasa besarnya.
رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ فَبِأَيِّ آلَاءِ
(Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?)
Masihkah kita belum mau BERSYUKUR ? ? ! والله أعلم بالصواب
(Ikkad – disunting 16 November 2016)

(Hasyim Asngari)

Reviews

  • 1
  • 0.2

    Score




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *