PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DESCRIPTIVE TEXT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran   menggunakan media  Flash Card diharapkan  dapat membantu peserta didik dalam meningkatkan keterampilan menulis Descriptive text. .Subjek penelitian Tindakan kelas ini adalah siswa kelas VII D SMPN 5 Cilacap tahun 2015 / 2016. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dan masing – masing siklus menggunakan komponen tindakan yaitu, perencanaan, tindakan,pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan rata – rata pada kondisi awal 69,84  dapat ditingkatkan menjadi  77,90 di akhir siklus 1 dan 82,10 di akhir siklus II. Dari hasil analisis data, kesimpulan yang diperoleh dari kajian ini adalah : penggunaan media flash card  dapat meningkatkan keterampilan menulis Descriptive text.

 

Kata kunci  :  Ketrampilan menulis, descriptive text, Media Pembelajaran Flash Card

PENDAHULUAN

Penguasaan kemampuan bahasa Inggris merupakan suatu kebutuhan dan keharusan di era globalisasi sekarang ini. Dengan meningkatnya kemampuan dan penguasaan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran di sekolah merupakan jawaban dari tantangan globalisasi.

Berdasarkan aktivitas penggunaannya keterampilan menulis adalah kemampuan produktif yang dianggap lebih sulit dikuasai bahkan oleh penutur bahasa asli. Hal ini disebabkan keterampilan menulis menghendaki penguasaan berbagai unsur kebahasaan dan unsur di luar bahasa itu sendiri yang akan menjadi isi karangan. Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa, namun hasilnya masih belum memuaskan.

Berdasarkan uraian di atas, maka tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran dan peningkatan ketrampilan  menulis descriptive text  dengan menggunakan media flash card.  Penelitian tindakan kelas ini diharapkan bermanfaat, bagi guru sebagai bahan masukan tentang penggunaan media flash card dalam pembelajaran, sedangkan untuk siswa diharapkan dapat terlatih untuk menulis descriptive text yang lebih menarik.

KAJIAN TEORI

 Keterampilan Menulis

           Menulis merupakan sebuah proses kreatif menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulis untuk suatu tujuan misalnya memberitahu pada orang lain, meyakinkan atau menghibur orang lain dikala bersedih, mengajak berbuat kebaikan. Proses kreatif ini seringkali dikenal dengan istilah tulisan atau karangan.

Menurut Nurgiyantoro  ( 2008 : 10 ) , Kegiatan menulis merupakan

bentuk / wujud kemampuan dari ketrampilan berbahasa yang paling akhir dikuasai pembelajar bahasa setelah menyimak, berbicara, dan membaca.

Berdasarkan pendapat dari Gwynita bisa dikatakan bahwa menulis adalah cara yang efektif untuk berkomunikasi dan mengungkapkan pikiran, perasaan dan pendapat kepada orang lain. Bahkan  menulis itu sebagai suatu hiburan dan kesenangan bila dikaitkan dengan kehidupan kita sehari-hari. Dan bahkan,  meskipun kita bukan penulis terkenal di dunia, kita bisa berlatih untuk menjadi seorang penulis yang lebih baik. Ada banyak cara untuk mencapai hal tersebut dalam meningkatkan keahlian menulis yang ditawarkan. Diantaranya dengan memperbanyak latihan menulis.

Descriptive Text

Dalam Kurikulum 2004 mata pelajaran bahasa Inggris SMP disebutkan bahwa teks descriptive adalah suatu  jenis teks yang memberikan informasi tentang sesuatu benda, binatang , orang secara khusus. Struktur generik atau langkah-langkah retorika dari teks descriptive adalah :

  1. Identification

Pada bagian ini, adalah memberitahukan hal yang ingin dideskripsikan.

  1. Description

Mendeskripsikan subjek yang dibicarakan secara rinci. Pada bagian ini terdiri dari gambaran dari fenomena yang didiskusikan dari bagian ke bagiannya, kebiasaan atau tingkah laku untuk benda hidup, ataupun kegunaannya untuk benda secara detail.        Kosa kata yang sering digunakan dalam Descriptive  text adalah kata-kata yang berkaitan dengan nama-nama tempat, lokasi, tujuan, kegunaan, tampilan, dan bukti-bukti masa sekarang kalau diperlukan. Untuk hewan, kata-kata yang digunakan adalah yang mendeskripsikan klasifikasi, penampilan, habitat, perilaku, siklus hidup, dan kegunaannya.

Ketika menulis Descriptive text , hal yang wajib  di ketahui adalah cara kita menyampaikan deskripsi tulisan tersebut. Oleh karena itu pemahaman tentang adjectives ( kata sifat ) bahasa Inggris wajib kita kuasai. Selain kata sifat , beberapa struktur bahasa Inggris yang berfungsi sebagai kat sifat pun terus kita pahami  agar penulisan teks descriptive terlihat tidak kaku.

Media Pembelajaran

              Media berasal dari bahasa latin , yakni medius yang secara harfiahnya berarti tengah, pengantar atau perantara. Dalam proses pembelajaran di kelas, guru menyampaikan materi kepada peserta didiknya dengan harapan peserta dudik tersebut bisa memahami dan mengerti tentang materi yang akan disampaikanya. Dengan berbagai kemampuan yang mereka kuasai, guru biasanya akan  berusaha untuk menyampaikan secara jelas pada peserta didiknya.

Media pembelajaran bisa menggantikan guru sebagai sumber belajar. Melalui Media ini diharapkan pesan guru yang akan disampaikan kepada peserta didik lebih mudah dipahami karena dipandang  lebih menarik dan lebih menyenangkan.

Flash Card

Media pembelajaran untuk membelajarkan siswa berbahasa Inggris dalam menulis descriptive text pada penelitian ini menggunakan flash card. Flash card adalah media yang berupa kartu yang bahannya agak tebal dan agak kaku, misalnya kertas karton, kardus, photo paper dengan ukuran A4 atau F4, atau dengan ukuran yang bisa digunakan seluruh kelas dan jelas dilihat oleh semua siswa. Flash card bisa berisi gambar, kata, atau kalimat yang dikelompokkan menurut jenis atau kelasnya. Kedua sisi flash card bisa digunakan semua. Flash card bisa juga dengan model buka tutup yang mana penggunaannya bisa oleh guru, guru dengan siswa atau siswa dengan siswa yang bekerja berpasangan mengangkat potongan gambar dan membukanya dan masih banyak lagi model flash card. Guru dapat mempersiapkannya diwaktu luang dirumah. Pembuatannyapun bisa berwarna-warni dengan berbagai model sehingga media flash card lebih menarik.

Kerangka Berpikir

Kerangka berpikir penelitian ini berangkat dari kondisi awal sebelum dilaksanakan penelitian tindakan kelas, telah diperoleh gambaran dari tahun sebelumnya bahwa kemampuan siswa  dalam menulis Descriptive text masih rendah, hal ini diduga karena kurang tepatnya pemilihan model pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan keterampilan menulis  Descriptive text. Agar  keterampilan menulis Descriptive text  meningkat, maka salah satu solusi yang dilakukan oleh peneliti dengan menerapkan pembelajaran menggunakan media Flash Card.

Secara sistematis, kerangka berpikir dalam penelitian ini sebagai berikut.

Gambar 2.1 Kerangka Berpikir
kerangka-berpikir

Berdasarkan kajian teori dan kerangka berpikir di atas, hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan  media Flash Card diduga akan dapat meningkatkan keterampilan menulis Descriptive text  pada siswa kelas VII D SMP Negeri 5 Cilacap tahun pelajaran 2015 /2016.

            METODE PENELITIAN

Penelitian dilaksanakan di SMPN 5 Cilacap Kecamatan Cilacap Utara Kabupaten Cilacap pada siswa kelas VII D Semester 2 tahun pelajaran 2015 / 2016.

Penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah termasuk penelitian Deskriptive,

Penelitian tindakan kelas ini dibagi dalam dua putaran yaitu siklus I, dan siklus II dimana masing-masing siklus dikenai perlakuan yang sama. Setiap siklus menggunakan empat tahapan, yaitu; (1) menyusun rencana tindakan, (2) melaksanakan tindakan dan observasi, (3) melakukan refleksi, dan (4) perencanaan yang direvisi untuk melaksanakan pembelajaran pada siklus berikutnya. Masing-masing siklus menggunakan waktu 2 x 40 menit

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Dari data awal, hasil yang dicapai siswa kelas VII D SMP Negeri 5 Cilacap didalam menulis descriptive text masih terdapat 19 siswa atau 61,29 % siswa yang belum terampil dan 12 siswa atau 38,7 % siswa lainnya sudah terampil sedangkan nilai KKM menulis adalah 75. Secara rinci, kemampuan siswa menulis descriptive text  siswa kelas VII D  dapat divisualisasikan dengan diagram berikut ini :

Grafik  Hasil Belajar Kondisi awal awal

grafik-hasil-belajar-kondisi-awal-awal

Grafik  Rekapitulasi Siswa per aspek pada refleksi awal

grafik-rekapitulasi-siswa-per-aspek-pada-refleksi-awal

Dari tabel diatas diketahui bahwa ketuntasan belajar siswa pada refleksi awal adalah sebagai berikut Nilai rata – rata siswa dari keempat aspek adalah 69,84. . Prosentase ketuntasan belajar 61,29 %.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN SIKLUS 1

Kegiatan Guru dan siswa pada kegiatan di siklus 1 dalam diskusi dan penggunaan Flash Card untuk mendiskripsikan animal

gambar-1      gambar-2

Hasil kemampuan menulis  siswa pada siklus 1  divisualisasikan dengan Tabel dan diagram  berikut ini :

No ASPEK  SIKLUS 1 NILAI
1. Nilai terendah 60
2. Nilai tertinggi 95
3. Rerata nilai 77.90
4. Rentang nilai 35

                

Grafik  Hasil Belajar Siklus 1

grafik-hasil-belajar-siklus-1

Perolehan skor dan nilai keterampilan siswa menulis descriptive text pada siklus I berdasarkan keempat aspek yaitu content, structure, spelling, dan tidiness  dijelaskan pada tabel 4.5 .

Tabel 4.5

Rekapitulasi Skor siswa per aspek  pada Siklus I

                Skor Aspek Penilaian
Content Structure Spelling Tidiness
Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
40

30

20

15

10

6

19

6

19,35

61,29

19,35

10

12

9

32,25

38,70

29,03

11

15

5

35,48

48,38

16,12

16

14

1

51,61

45,16

3,22

 

Grafik  Rekapitulasi Siswa per aspek pada Siklus 1

grafik-rekapitulasi-siswa-per-aspek-pada-siklus-1

Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa dengan menerapkan pembelajaran menulis descriptive text dengan media flash card pada siklus I diperoleh rata-rata prestasi belajar siswa adalah 77,90 dan ketuntasan belajar mencapai 77,41 atau ada 24 siswa dari 31 siswa yang sudah tuntas belajar. Artinya bahwa 24 siswa telah mencapai KKM bahasa Inggris menulis descriptive text sedangkan 7 siswa atau 22,58 % yang belum tuntas belajarnya atau belum mencapai KKM bahasa Inggris menulis descriptive text yang telah ditetapkan yaitu 75.  Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus I secara klasikal siswa belum tuntas belajar karena siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 hanya sebesar 74,19 % lebih kecil dari prosentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar 80 %. Sedangkan dari hasil menulis descriptive text sederhana dengan menggunakan media pembelajaran flash card siswa kelas VII D SMP Negeri 5 Cilacap pada siklus I diketahui bahwa:

  1. Content (isi wacana) yang diperoleh siswa mencapai 75 %. Hal ini ada peningkatan sebesar 16,13 % dari refleksi awal. Siswa yang memperoleh skor maksimal 40 ada 6 siswa yang mana mencapai peningkatan 19,35 % dari refleksi awal yang tidak ada siswa mencapai skor maksimal tersebut. Skor 30 yang dicapai siswa terjadi kenaikan sebesar 29,03 % sedangkan perolehan skor 20 terjadi penurunan sebesar 19,35 %. Hal tersebut dikarenakan ada beberapa siswa yang tadinya mencapai skor 20 ataupun 30 bisa mencapai skor diatasnya ataupun bisa mencapai skor maksimal yaitu 40.
  2. Structure (tata bahasa) yang diperoleh siswa adalah 75,80 %.Pada siklus ini tidak terjadi peningkatan maupun penurunan. Demikian pula siswa yang mencapai skor 20 mengalami peningkatan 16,03 % sedangkan siswa yang mencapai skor 15 terjadi penurunan 22,59 % dan  siswa yang mencapai skor 10 terjadi kenaikan sebesar  6,45 %
  3. Spelling (ejaan) yang diperoleh siswa mencapai 79,83 % Hal ini ada peningkatan 1,61 %  dari refleksi awal. Siswa yang mencapai skor 20 terjadi peningkatan sebesar 9,68 %. Siswa yang mencapai skor 15 terjadi penurunan sebesar  12,91 % sedangkan siswa yang mencapai skor 10 terjadi kenaikan 3,22 %.
  4. Tidiness (kerapian) yang diperoleh siswa mencapai 87,09 %. Hal ini ada peningkatan 9,68 % dibandingkan dengan refleksi awal. Siswa yang mencapai nilai 20 ada peningkatan 19,36 %, Siswa yang mencapai nilai 15 tetap dalam arti tidak terjadi peningkatan maupun penurunan. sedangkan siswa yang mencapai nilai 10 terjadi penurunan 19,36 %.

 

HASIL PENELITIAN TINDAKAN SIKLUS II

Kegiatan  siswa  di siklus II mempresentasikan hasil diskusi mendeskripsikan animal  menggunakan flash card.

            gambar-3    gambar-4

             Adapun data hasil penelitian pada Siklus II kemampuan  menulis descriptive text siswa kelas VII D dapat divisualisasikan dengan tabel dan grafik di bawah ini

No ASPEK  SIKLUS 2 NILAI
1. Nilai terendah 60
2. Nilai tertinggi 95
3. Rerata nilai 82.10
4. Rentang nilai 35

 

Grafik  Hasil Belajar Siklus 2

grafik-hasil-belajar-siklus-2

Tabel 4.8

Rekapitulasi Skor siswa per aspek  pada Siklus II

Skor Aspek Penilaian
Content Structure Spelling Tidiness
Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
40

30

20

15

10

12

15

4

38,70

48,38

12,90

13

14

4

41,93

45,16

12,90

16

11

3

51,61

35,48

9,67

17

8

6

54,83

25,80

19,35

                    

Grafik  Rekapitulasi Siswa per aspek pada Siklus 2

grafik-rekapitulasi-siswa-per-aspek-pada-siklus-2

Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa dengan menerapkan pembelajaran menulis descriptive text dengan media flash card pada siklus II diperoleh rata-rata prestasi belajar siswa adalah 82,10 dan ketuntasan belajar mencapai 90,32 atau ada 28 siswa dari 31 siswa yang sudah tuntas belajar. Artinya bahwa 28 siswa telah mencapai KKM bahasa Inggris menulis descriptive text sedangkan 3 siswa atau 9,67 % yang belum tuntas belajarnya atau belum mencapai KKM bahasa Inggris menulis descriptive text yang telah ditetapkan yaitu 70.  Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus II secara klasikal siswa telah tuntas belajar karena siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 telah mencapai  90,32 %  dan hal itu telah melampaui dari prosentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar 80 %.

PEMBAHASAN ANTAR SIKLUS

pembahasan-antar-siklus

Dari tabel diatas diketahui bahwa pencapaian  nilai rata-rata pada siklus I mencapai 77,90 yang mana sudah melampaui nilai KKM yaitu 75, namun demikian secara klasikal belum tuntas karena ada 9 siswa belum tuntas belajar karena siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 hanya sebesar 73,52 % lebih kecil dari prosentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar 80 %.. Pada siklus II nilai rata-rata mencapai 82,10, yang belum tuntas ada tiga siswa. Prosentase ketuntasan belajar mencapai 97,14 % yang mana peningkatannya mencapai 23,62 %.

PENUTUP

Kesimpulan

Strategi pembelajaran writing (menulis) dengan menggunakan media flash card yang berupa gambar dan kata-kata berdasar klasifikasinya, menyenangkan dan menarik perhatian siswa. Hal tersebut memancing minat dan motivasi siswa untuk mengeksplorasi kemampuan menulisnya dalam bahasa Inggris.

Media flash card dapat meningkatkan keterampilan siswa menulis descriptive text, dilihat dari empat aspek yaitu content (isi wacana), structure (struktur kalimat), spelling (ejaan), dan tidiness (kerapian) yang mana ditandai dengan peningkatan nilai siswa dalam setiap siklusnya.

 Saran

Peneliti mengajak rekan – rekan agar senantiasa mengembangkan dan meningkatkan strategi pembelajaran yang inovatif, menarik dan bervariasi sehingga dapat mempermudah belajar siswa.

DAFTAR PUSTAKA

         Baharuddin & Wahyuni, E.N. 2007. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jogjakarta:

Ar – Ruzz Media.

Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:

Balai Pustaka.

Given, Barbara K. 2002. Teaching to the Brain’s Natural Learning System.

Diterjemahkan oleh Lala Herawati Darma. Tahun 2007. Bandung: Kaifa.

Hamalik, Oemar. 2008. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistim.

Jakarta: Bumi Aksara.

Hornby, A.S. 1989. Oxford Advanced  Dictionary. Oxford: Oxford University Press.

Pardjono, dkk. 2007. Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Jogjakarta: Lembaga

Penelitian UNY.

Puskur, 2006. Stándar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMP. Jakarta.

Rohani, Ahmad. 1997. Media Instruksional Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Sanjaya, Wina. 2008. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses

Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Suyanto, Kasihani K.E. 2008. English For Young Learners: Melejitkan Potensi

Anak Melalui English Class Yang Fun, Asyik, dan Menarik. Jakarta: Bumi

Aksara.

__________. 2005. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun

2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Eko Jaya.

__________. 2004. Materi Pelatihan Terintegrasi Berbasis Kompetensi (PTBK)

Bahasa Inggris. Jakarta: Bagian Proyek Pengembangan Sistim dan

Pengendalian Program SLTP.

 

 

Biodata :

Nama                 :  Eni Sulandari .S S.Pd.

Sekolah              :  SMPN 5 Cilacap




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *