Model Pembelajaran Mind Mapping Untuk Meningkatkan Sikap Kreativitas Dan Prestasi Belajar Pkn

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD NEGERI 2 ASINAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Sugito, S.Pd

ABSTRAK

Penelitian ini berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping untuk Meningkatkan Sikap Kreativitas dan Prestasi Belajar PKn Siswa Kelas V SD Negeri 2 Asinan Semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015” merupakan bagian tugas guru dalam perbaikan pembelajaran.

Permasalahan pokok yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah (1) apakah penerapan model pembelajaran mind mapping pada mata pelajaran PKn dapat meningkatkan sikap kreatifitas bagi siswa ? (2) apakah penerapan model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan prestasi belajar siswa ?

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) ingin mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran mind mapping terhadap peningkatan sikap kreatifitas siswa. (2) ingin mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran mind mapping terhadap peningkatan prestasi belajar siswa.

Penelitian dilakukan melalui proses pengkajian berdaur yang terdiri dari empat tahapan (perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi) dan dalam dua siklus perbaikan pembelajaran.

Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa (1) penerapan model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan sikap kreatifitas siswa, (2) penerapan model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

Kata kunci : Model Pembelajaran Mind Mapping, Sikap Kreatifitas, Prestasi Belajar.

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Melihat kenyataan yang ada pada diri siswa kelas V yang rata-rata hasil belajarnya rendah,  untuk itu guru mengupayakan dan menyiapkan siswanya agar dapat meningkat  prestasi belajarnya di Sekolah.

B. Identifikasi Masalah

Mengapa sikap kreatifitas dan prestasi belajar siswa khususnya Siswa Kelas V SD Negeri 2 Asinan, Kecamatan Kalibening tahun pelajaran 2014/2015 masih rendah?

C. Pembatasan Masalah

Penelitian Tindakan Kelas kali ini akan membahas variabel penerapan model pembelajaran, maka penelitian ini diberi judul PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KREATIFITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD NEGERI 2 ASINAN SEMESTER  2 TAHUN PELAJARAN 2014/2015..”

D. Rumusan Masalah

Apakah penerapan model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan sikap kreatifitas dan prestasi belajar PKn bagi Siswa Kelas V SD Negeri 2 Asinan Tahun Pelajaran 2014/2015  ?

E. Tujuan Penelitian

Tujuan Khusus Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk meningkatkan sikap kreatifitas dan prestasi belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 2 Asinan semester 2 Tahun Pelajaran2014/2015, melalui penerapan model pembelajaran Mind Mapping.

F. Manfaat Penelitian

Siswa akan lebih bersemangat dalam menerapkan model pembelajaran dalam kegiatan belajarnya baik untuk mata pelajaran PKn  maupun mata pelajaran yang lain.

KAJIAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS

A. Landasan Teori

1. Prestasi Belajar PKn

a. Hakekat Belajar

Belajar adalah suatu aktivitas untuk menghasilkan perubahan pada diri individu. Perubahan yang diharapkan berupa kemampuan-kemampuan baru dalam memberikan respons terhadap stimulus yang diterima (Masyhuri H.P.1990:52).

b. Prestasi Belajar

Prestasi belajar merupakan suatu pola perbuatan, nilai makna, apresiasi, kecakapan, ketrampilan, yang berguna bagi masyarakat (Tim Pengembang MKDK IKIP Semarang,1990:172).

c. Prestasi Belajar PKn

Prestasi belajar PKn adalah hasil belajar yang dicapai peserta didik dalam mata pelajaran PKn .

d. Sikap Kreatifitas

Sikap kreatifitas yang dimaksud adalah sikap mempunyai kemampuan  untuk mencipta, memiliki daya cipta, baik pengetahuan maupun ketrampilan.

2. Model Pembelajaran Mind Mapping

a. Pengertian

Menurut Mel Siberman dalam Marwan siregar, Mind Mapping adalah cara kratif bagi siswa secara individual untuk menganalisa ide-ide, mencatat pelajaran atau merencanakan penelitian baru.

b. Langkah-langkah dalam Pembelajaran

1) Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.

2) Guru manyampaikan konsep atau permasalahan.

3) Membentuk kelompok yang beranggotakan 2-5 orang

4) Tiap kelompok mencatat alternatif jawaban hasil diskusi.

5) Tiap kelompok membaca hasil diskusinya.

6) Dari data-data dipapan, siswa diminta membuat kesimpulan.

B. Kerangka Berpikir

Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dengan tujuan melakukan sejumlah tindakan yang terangkum dalam siklus I dan siklus II untuk merubah kondisi awal yang berupa hasil belajar PKn yang rendah menjadi lebih tinggi atau meningkat.

Gambar : Kerangka Berpikir

C. Pengujian Hipotesis

Hipotesis tindakan sebegai berikut: ”Melalui Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping dapat meningkatkan sikap kreatifitas dan prestasi belajar PKn bagi siswa kelas V SD Negeri 2 Asinan semester 2 tahun pelajaran 2014/2015.”

METODOLOGI PENELITIAN

A. Setting Penelitian

1. Waktu Penelitian

Penelitian dilaksanakan dengan mengambil waktu semester II dari bulan Januari 2015 sampai dengan bulan Mei 2015.

2. Tempat  Penelitian

Sekolah Dasar Negeri 2 Asinan Kecamatan Kalibening.

B. Subjek Penelitian

Subjek Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Asinan Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara.

C. Sumber Data

Sumber data primer adalah siswa dan sumber data sekunder adalah guru kelas lain dalam sekolah tersebut.

D. Teknik dan Alat Pengumpulan Data

1. Teknik Pengumpulan Data, yaitu teknik tes dan teknik non tes.

2.Alat Pengumpul Data, Tes di akhir siklus I dan di akhir siklus II.

E. Validasi Data

Perangkat tes yang terdiri dari kisi-kisi, butir-butir soal, kunci jawaban, dan kriteria penilaiannya. ini meliputi tes siklus I dan  tes siklus II.

F. Analisis Data

Analisis data yang berupa nilai hasil tes belajar adalah dengan cara mencari nilai tertinggi, nilai terendah, rata-rata nilai dan modusnya (nilai yang paling banyak muncul).

G. Prosedur Penelitian

1. Metode Penelitian, Metode penelitian dalam penelitian ini adalah tindakan kelas yang ditengarai adanya siklus.

2. Siklus I

a. Planing, meliputi tiga langkah, yaitu apersepsi, inti dan penutup.

b. Acting, meliputi : apersepsi, inti, dan penutup.

c. Observing, dilakukan terhadap data  nilai tes di akhir siklus.

d. Reflecting, membandingkan kondisi awal dengan kondisi di akhir siklus I.

3. Siklus II

a. Planing, meliputi tiga langkah, yaitu apersepsi, inti dan penutup.

b. Acting, meliputi : Apersepsi, Inti, dan Penutup.

c. Observing, dilakukan terhadap data nilai tes di akhir siklus  II.

d. Reflecting, membandingkan kondisi awal dengan kondisi di akhir siklus II.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Kondisi Awal

Kondisi awal penelitian tindakan kelas ini pada diri siswa kelas V yang rata-rata hasil belajarnya rendah. Untuk lebih mudah membandingkan nilai dari tiga kali ulangan harian tersebut dapat dilihat dalam table di bawah ini :

Dinamika perubahan dari tiga kali ulangan harian tersebut di atas dapat dilihat pada diagram batang di bawah ini :

DIAGRAM NILAI

HASIL BELAJAR KONDISI AWAL

Keterangan :

1. UH 1 : Ulangan Harian ke-1 (Pengertian Perundang-undangan)

2. UH 2 : Ulangan Harian ke-2 (Fungsi Peraturan Perundang-undangan)

3. UH 3 : Ulangan Harian ke-3 (Tata Urutan Perundang-undangan)

4. Tiap-tiap ulangan harian terdiri dari tiga nilai, yaitu : sebelah kiri (nilai tertinggi, tengah (nilai terendah), dan sebelah kanan (rata-rata nilai).

B. Deskripsi Siklus I

1. Perencanaan Tindakan, Planing  meliputi : apersepsi, inti dan penutup.

2. Pelaksanaan Tindakan

a. Apersepsi, Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

b. Inti, mengenalkan langkah langkah dan melaksanakan mind mapping.

c. Penutup, di akhir siklus diadakan tes.

3. Hasil Pengamatan

Tes akhir siklus I dapat terlihat dalam table rentang nilai di bawah ini :

Dari hasil pengamatan siklus I yang berupa nilai hasil belajar, rata-ratanya dicari dengan menggunakan rumus :

Untuk dapat menghitung rata-rata nilai siklus I digunakanlah tabel di bawah ini :

4. Refleksi

Bila nilai rata-rata kondisi awal 5,5 dibandingkan dengan nilai rata-rata pada akhir siklus I (6,4) maka terdapat kenaikan 0,9 (14,06%).

C. Deskripsi Siklus II

1. Perencanaan Tindakan, meliputi tiga langkah yaitu : apersepsi, inti dan penutup.

2. Pelaksanaan Tindakan, dalam siklus II terdiri dari : apersepsi, inti, dan penutup.

3. Hasil Pengamatan

Tes akhir siklus II dengan hasil  seperti terlihat dalam tabel rentang nilai di bawah ini :

Hasil pengamatan siklus II yang berupa nilai hasil belajar, rata-ratanya dicari dengan menggunakan rumus :

Untuk dapat menghitung rata-rata siklus II digunakan tabel di bawah ini :

4. Refleksi

Dari rata-rata nilai pada akhir siklus I yang hanya 7,1 dibadingkan dengan rata-rata nilai pada akhir siklus II yang mencapai angka 9,0 berarti terjadi kenaikan 1,9 (26,76%).

D. Pembahasan

1. Tindakan

Secara garis besar tindakan-tindakan peneliti dalam penelitian tindakan kelas ini terangkum dalam tabel berikut ini:

2. Hasil Pengamatan

Peningkatan hasil belajar dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II dapat disimak pada tabel berikut ini :

Peningkatan hasil belajar dari kondisi awal, kondisi di akhir siklus I sampai dengan kondisi di akhir siklus II akan lebih jels terlihat  dalam diagram di halaman berikut ini :

3. Refleksi, dengan demikian dari kondisi awal ke kondisi akhir, rata-rata nilai hasil belajar subjek penelitian mengalami peningkatan 3 poin.

E. Kesimpulan Hasil Penelitian

Melalui penerapan model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan sikap kreatifitas dan prestasi belajar PKn  siswa kelas V SD Negeri 2 Asinan semester II tahun pelajaran 2014/2015.

PENUTUP

A. Kesimpulan, Berdasarkan data empirik penelitian ini telah berhasil meningkatkan sikap kreativitas dan prestasi belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 2 Asinan tahun pelajaran 2014/2015.

B. Saran, Dengan PTK ini diharapkan dapat menambah wacana berfikir dan dijadikan dasar bertindak bagi insan pendidikan dan peserta didik serta dunia pendidikan pada umumnya.

DAFTAR PUSTAKA

Cinthyia, Dewi (2007). Peta Pikiran. Diambil pada tanggal 25                                                         September 2014. http://www. Sekolah online.com.

Eddy, Marwan Siregar dkk (2007). Peningkatan Aktivitas belajar IPS                                             melalui Strategi Mind Mapping dikelas VIII SMP N 10 Pekan                                     Baru.   Diambil pada tanggal 25 September 2014.

http://www. Pmptk.net/index.php?option.com.

Julia, Alwi (2007). Mind Mapping apaan tuh ?. Diambil pada tanggal 25                             September 2014.http://www.Pikiran-rakyat.com/cetak/2007/                               052007/27/index.html

 

Khairul (2007). Cara mudah memakai otak. Diambil pada tanggal 25                                              September 2014. http://www. sepiasun.com.

Learning With Me (2006). Mind Mapping. Diambil pada tanggal 25                                                September 2014. http://www. Learning with-me blogspot.com.

Mansyur (2007). Refleksi Pembelajaran Matematika. Diambil pada                                      tanggal 25 September 2014. http://www. P4tkmatematiak.com.

Khairul (2007). Cara mudah memakai otak. Diambil pada tanggal 25                                              September 2014. http://www. Sepiasun.com.

Andayani. (2009). Pemantapan Kemampuan Propesional. Jakarta: Universitas Terbuka.

Arikunto, Suharsimi, Suhardjono, dan Supardi. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Bumi Aksara.

Bruner, J. (1978). The Process of Educational Technology. Cambridge : Harvard University.

Farris, P.J. and Cooper, S.M. (1994). Elementary Social Studies. Dubuque, USA : Brown Communications, Inc.

Sumantri, Mulyani. (2007). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Universitas Terbuka.

Tim TAP FKIP. (2009). Panduan Tugas Akhir Program Sarjana FKIP. Jakarta: Universitas Terbuka.

Wahyudin, dinn. (2007). Pengantar Pendidikan. Jakarta: Universitas Terbuka.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *