Penelitian Tindakan Sekolah SMP

Best practice kepala sekolah

rosiman

Oleh : Rosiman, S.Pd.

PELATIHAN PEMANFAATAN PENGOLAH ANGKA DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGOLAH HASIL PENILAIAN DAN ANALISIS HASIL EVALUASI BELAJAR

Guru perlu mengembangkan bakat dan kemampuan sehingga mampu secara profesional dalam tugas dan kewajiban sebagi seorang pendidik. Aplikasi berbasis excel banyak disukai karena : excel adalah aplikasi yang mudah dioperasikan; aplikasi yang banyak terinstall di hampir semua komputer; menyediakan banyak fitur yang mendukung untuk mudah dipresentasikan. Secara umum excel merupakan aplikasi yang User-Friendly.

LATAR BELAKANG

Pada umumnya seorang guru dapat mencapai hasil kerja dengan baik apabila dalam dirinya ada keinginan serta dorongan untuk giat bekerja, hal tersebut merupakan motivasi kerja bagi seorang guru dalam mewujudkan kerjanya.  Pendidikan adalah usaha sadar yang dengan sengaja dirancangkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia ialah melalui proses pembelajaran di sekolah.

Dalam usaha meningkatkan kualitas sumber daya pendidikan, pendidik merupakan komponen sumber daya manusia yang harus dibina dan dikembangkan terus-menerus. Selain itu pengaruh perubahan yang serba cepat mendorong pendidik untuk terus belajar menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mobilitas masyarakat

Pendidik merupakan salah satu penentu keberhasilan pendidikan yang melalui kinerjanya pada tataran institusional dan eksperiensial, sehingga upaya meningkatkan mutu pendidikan harus dimulai dari aspek “pendidik” dan tenaga kependidikan lainnya yang menyangkut kualitas keprofesionalannya maupun kesejahteraan dalam satu manajemen pendidikan yang professional.

Salah satunya adalah usaha peningkatan kemampuan mengolah hasil penilaian dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar yang merupakan bagian dari perangkat pembelajaran yang dibebankan kepada guru dan wajib dipahami secara profesional.

Hasil pengamatan mengindikasikan bahwa pengolahan hasil penilaian dan penyusunan analisis hasil evaluasi belajar, guru- guru di SMP Negeri 1 Madukara Kabupaten Banjarnegara masih rendah.  Fakta di lapangan menunjukkan bahwa:

  1. Sebagian besar pendidik belum memanfaatkan perangkat elektronik untuk mengolah hasil penilaian dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar.
  2. Masih ada guru- guru yang belum menguasai teknologi informasi dan komunikasi

Guru seharusnya mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.seperti yang diamanatkan dalam permendiknas no 16 tahun 2007 tentang Guru. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh guru secara rutinitas karena ini merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai guru..

Keterbatasan kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran bagi para guru menjadi hambatan dalam melakukan berbagai kegiatan oleh guru termasuk didalam melakukan pengolahan hasil belajar dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar. Guru memiliki kecenderungan mengolah hasil penialaian dengan kalkulator daripada diolah dengan teknologi yang lebih praktis.

Berdasarkan  latar belakang di atas, maka dalam tulisan ini akan dibahas tentang pemanfaatan pengolah angka dalam pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru   dalam mengolah hasil penilaian dan analisis hasil evaluasi belajar khususnya di SMP Negeri Madukara Kabupaten Banjarnegara.

PEMECAHAN MASALAH

Dalam rangka meningkatkan kemampuan guru untuk mengolah hasil penilaian dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar dengan cepat dan mudah, maka strategi yang dilakukan adalah mengadakan Pelatihan Pemanfaatan Program Pengolah Angka yaitu Microsoft Excel. Kegiatan ini diharapkan menjadi solusi bagi guru yang kemampuan pemanfaatan TIK nya masih rendah atau belum terbiasa memanfaatkan TIK dalam pembelajaran.

Pengertian Pengembangan Profesi Guru

Guru adalah tenaga profesi yang sama dengan profesi-profesi lainnya, seperti   ekonom, akuntan, psikolog, dokter dan lain-lain. Sebagai tenaga profesi, seorang guru harus menunjukkan profesionalismenya secara formal di dalam dunia pendidikan, yang perlu  diimplimentasikan  melalui pembelajaran. Menurut  Undang-Undang guru dan dosen nomor 14 tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan, dan Permendiknas nomor 16 tahun  2007 tentang kompetensi guru. Guru harus memiliki empat kompetensi utama, yaitu: kompetensi profesional, kompetensi pedagogis, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial.

Untuk mendorong melakukan aktifitas seorang guru perlu mengembangkan bakat dan kemampuan sehingga mampu secara profesional dalam tugas dan kewajiban sebagi seorang pendidik. Hal ini sesuai dengan pendapat Suharsimi Arikunto (2008:50) kegiatan pengembangan profesi guru adalah pengamalan (penerapan ) keterampilan guru untuk meningkatkan mutu belajar mengajar atau menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Selanjutnya dijelaskan oleh Suhardjono (2010:52) kegiatan pengembangan profesi guru adalah kegiatan guru dalm rangka pengamalan ilmu dan pengetahuan , teknologi dan keterampilan untuk meningkatkan mutu, baik bagi proses belajar mengajar dan profesionalisme tenaga kependidikan lainya maupun dalam rangka menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pendidikan dan kebuadayaan. Selanjutnya Suhardjono (2010:52)  juga menyatakan bahwa tujuan kegiatan pengembangan profesi guru adalah untuk meningkatkan mutu guru agar mereka lebih profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Pendidik menurut kamus besar bahasa Indonesia (1985:577) adalah seseorang yang yang pekerjaannya / profesinya mengajar. ,

 

Pendidikan dan Pelatihan

Pendidikan dan Pelatihan atau Diklat dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan ” Training ” yang artinya latihan. Diklat merupakan suatu wadah mengikuti sesuatu kegiatan untuk berlatih tentang sesuatu kegiatan yang masih belum dipahami atau memerlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

            Ada beberapa pengertian yang dibeikan oleh para ahli menyangkut dengan pengertia diklat. Notoatmojo, ( 1992 ) mengemukakan bahwa pendidikian dan pelatihan adalah merupakan upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia, terutama untuk pengembangan aspek kemampuan intelektual dan kepribadian manusia. Dengan demikian terasa perlu bagi guru untuk mengikuti diklat seperti pelatihan pemanfaatan spreadsheet dalam rangka pengembangan intelektualitasnya. Karena apa yang dilakukan melalui Diklat adalah perbaikan atau pengembangan pembelajaran.

Program Pengolah Angka

Spreadsheet Excel adalah salah satu aplikasi komputer interaktif untuk program organisasi, analisis dan penyimpanan data dalam bentuk baris dan kolom. Pengguna spreadsheet dapat menyesuaikan setiap nilai yang disimpan dan mengamati efek pada nilai-nilai yang dihitung. Lanpar adalah spreadsheet elektronik pertama pada mainframe dan berbagi waktu komputer. Visi Calk adalah spreadsheet elektronik pertama di komputer mikro. Lotus 1-2-3 adalah spreadsheet terkemuka ketika DOS adalah sistem operasi yang dominan. Excel kini memiliki pangsa pasar terbesar di Windows dan Macintosh platform.

Aplikasi berbasis excel banyak disukai karena : excel adalah aplikasi yang mudah dioperasikan; aplikasi yang banyak terinstall di hampir semua komputer; menyediakan banyak fitur yang mendukung untuk mudah dipresentasikan. Secara umum excel merupakan aplikasi yang User-Friendly.

Microsoft Excel merupakan paket dari Microsoft office yang dikeluarkan oleh perusahaan software terbesar, yaitu Microsoft Corporation. Microsoft excel dalam perkembangan telah beberapa kali melakukan penyempurnaan. Beberapa versi yang sudah ada yaitu Ms Excel 97, 2000, 2003, 2007, 2010, 2013 dan yang sedang dirilis untuk 2016.

Aplikasi software ini menyajikan program pengolah angka yang sangat membantu kegiatan dalam penyusunan perangkat pembelajaran, pengolahan nilai dan lain-lain.

Mengenal Fungsi dan Formula

Fungsi adalah semacam tool yang ada di dalam Ms Excel dan digunakan untuk melakukan tugas tertentu, sebagian besar berjenis hitung-hitungan. Formula adalah pusat dari Ms Excel. Setiap formula harus ditulis di dalam sel. Lima elemen yang harus ada saat menulis formula yaitu : Operator, Referensi sel, Value, Fungsi dan Argumen, Tanda kurung. Sebuah formula diawali dengan tanda sama dengan (=).Operator Ampersand (&) digunakan untuk : Menggabungkan dua text menjadi satu. Menggabungkan text dan formula

Penilaian Pendidikan dan Analisis Hasil Evaluasi Belajar

Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, untuk memantau kemajuan, melakukan perbaikan pembelajaran, dan menentukan keberhasilan belajar peserta didik. Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih. (Permendiknas No.20 tahun 2007)

Untuk mengetahui tingkat pencapaian pada suatu penilaian perlu dilakukan analisis hasil evaluasi belajar. Hasil analisis ini nantinya digunakan untuk menentukan tindak lanjut dari suatu kegiatan pembelajaran. Tindak lanjut yang dilakukan yaitu perbaikan/remidi dan pengayaan.

 

Pentingnya Pengembangan Sumber Daya Pendidik dengan Pelatihan

Di abad sekarang ini,  yaitu era globalisasi dimana semuanya serba digital, akses informasi sangat cepat dan persaingan hidup semakin ketat, semua bangsa berusaha untuk meningkatkan sumber daya manusia. Hanya manusia yang mempunyai sumber daya unggul dapat bersaing dan mempertahankan diri dari dampak persaingan global yang ketat.

Pendidik merupakan penentu keberhasilan pendidikan melalui kinerjanya pada tataran institusional dan eksperiensial, sehingga upaya meningkatkan mutu pendidikan harus dimulai dari aspek “pendidik” dan tenaga kependidikan lainnya yang menyangkut kualitas keprofesionalannya maupun kesejahteraan dalam satu manajemen pendidikan yang professional.

Ada dua metafora untuk menggambarkan pentingnya pengembangan sumber daya pendidik. Pertama, jabatan pendidik diumpamakan dengan sumber air. Sumber air itu harus terus menerus bertambah, agar sungai itu dapat mengalirkan air terus-menerus. Bila tidak, maka sumber air itu akan kering. Demikianlah bila seorang pendidik tidak pernah membaca informasi yang baru, tidak menambah ilmu pengetahuan tentang apa yang diajarkan, maka ia tidak mungkin memberi ilmu dan pengetahuan dengan cara yang lebih menyegarkan kepada peserta didik. Kedua, jabatan pendidik diumpamakan dengan sebatang pohon buah-buahan. Pohon itu tidak akan berbuah lebat, bila akar induk pohon tidak menyerap zat-zat makanan yang berguna bagi pertumbuhan pohon itu. Begitu juga dengan jabatan pendidik yang perlu bertumbuh dan berkembang.Setiap pendidik perlu menyadari bahwa pertumbuhan dan pengembangan profesi merupakan suatu keharusan untuk menghasilkan output pendidikan berkualitas. Itulah sebabnya pendidik perlu belajar terus menerus, membaca informasi terbaru dan mengembangkan ide-ide kreatif dalam pembelajaran agar suasana belajar mengajar menggairahkan dan menyenangkan baik bagi pendidik maupun bagi peserta didik.

Untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pemanfaataan pengolah angka sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mengolah hasil penilaian dan analisis evaluasi hasil belajar diadakan pelatihan program pengolah angka. Pelatihan ini dilakukan setelah kegiatan pembelajaran usai. Kegiatan pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu :

  1. Perencanaan

Pada kegiatan perencanaan dilakukan pengumpulan dan pemeriksaan dokumen pembelajaran guru yang berupa dokumen pengolahan nilai dan analisis hasil evaluasi belajar.  Kegiatan perencanaan ini dilakukan pada awal bulan September 2013. Kajian terhadap dokumen guru ini dilaksanakan selama 15 hari yaitu tanggal 5 s.d 18 september 2013:

Dari hasil  pemeriksaan terhadap dokumen penilaian guru, diperoleh data sebagai berikut, yakni ;

  1. Ada 6 guru  yang belum melakukan penilaian .
  2. Ada 12 guru yang belum mengolah hasil penilaian.
  3. Ada 23 guru yang belum memanfaatkan  TIK untuk mengolah hasil penilaian
  4. Ada 22 guru yang belum membuat analisis hasil evaluasi belajar
  5. Ada 25 guru  yang belum memanfaatkan  TIK untuk membuat analisis hasil evaluasi belajar

Dari hasil pemeriksanaan dokumen kemudian penulis mengadakan wawancara singkat dengan bapak – ibu guru. Mereka ditanya alasan kenapa belum mengolah hasil penilaian dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar. Bagi yang sudah membuat penulis tanyakan alat apa yang digunakan untuk mengolah hasil penilaian dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar. Penulis juga menanyakan waktu yang dibutuhkan untuk mengolah nilai dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar.

Dari hasil wawancara singkat diperoleh data sebagai berikut :

  1. Ada 5 guru yang belum melakukan penilaian, karena SK dan KD yang diajarkan belum selesai, sedangkan 7 orang lagi karena belum menyusun instrumen penilaian.
  2. Ada 15 guru yang belum menguasai komputer dan 8 guru belum memahami program spreadsheet
  3. Ada 18 guru yang merasa nyaman menggunakan kalkulator dan 4 guru terbiasa dibantu oleh anaknya.

Dari data-data tersebut, penulis menyimpulkan perlu ada kegiatan pelatihan pemanfaatan spreadsheet dalam melaksankan tugas guru sehari-hari. Kemudian penulis menyusun rencana kegiatan Pelatihan Pemanfaatan  Spreadsheet Sebagai  Program Pengolah Angka Dalam Pembelajaran, Dan Pengembangannya.

  1. Pelaksanaan

Kegiatan pelatihan ini diadakan selama dua hari yaitu pada hari jumat dan sabtu tanggal 27 dan 28 September 2013 di SMP Negeri 1 Madukara. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 13.00 s.d 15.00. Materi yang disampaikan pada hari pertama adalah :

  1. Pengenalan Spreadsheet ( Microsoft excel versi 2007 )
  2. Pengenalan Fungsi dan Formula
  3. Mengenal Fungsi Lanjut
  4. Proteksi Sheet

Setiap materi yang disampaikan selalu disertai contoh-contoh sederhana yang memudahkan untuk diterima. Kemudian juga diberi latihan penggunaan fungsi dan formula seperti pada contoh yang diberikan. Pada hari kedua materi yang diberikan adalah :

  1. Mengingat kembali Fungsi dan Formula
  2. Penerapan Fungsi dan Formula untuk mengolah hasil penilaian
  3. Latihan terbimbing pembuatan analisis hasil evaluasi pembelajaran.

Setelah pelatihan selesai, penulis melakukan bimbingan dan pemantauan pemanfaatan komputer untuk penilaian. Bimbingan dan pantauan bertujuan supaya guru-guru lebih memahami dan menguasai TIK. Bimbingan dan pantauan dilakukan secara informal melalui pendekatan individu sekaligus memantau sejauh mana perkembangan penguasaan teknologi guru-guru. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan yaitu di bulan Oktober 2013.

  1. Pengamatan dan Evaluasi

Pengamatan dan Evaluasi ini dilakukan dengan mengamati dan mengevaluasi administrasi penilaian guru. Pada kegiatan dilakukakan pengumpulan dan pemeriksaan dokumen pembelajaran guru yang berupa dokumen pengolahan nilai dan analisis hasil evaluasi belajar.  Kegiatan perencanaan ini dilakukan pada awal Nopember 2013. Penilaian terhadap dokumen guru ini dilaksanakan selama 15 hari yaitu tanggal 10 s.d 25 Nopember 2013:

Dari hasil  pemeriksaan terhadap dokumen penilaian guru, diperoleh data sebagai berikut, yakni ;

  1. Ada 4 guru yang belum mengolah hasil penilaian.
  2. Ada 5 guru yang belum memanfaatkan TIK untuk mengolah hasil penilaian
  3. Ada 8 guru yang belum membuat analisis hasil evaluasi belajar
  4. Ada 12 guru yang belum memanfaatkan  TIK untuk membuat analisis hasil evaluasi belajar

Dari hasil pemeriksanaan dokumen kemudian penulis mengadakan wawancara singkat dengan beberapa guru. Mereka ditanya alasan kenapa belum mengolah hasil penilaian dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar. Bagi yang sudah membuat penulis tanyakan alat apa yang digunakan untuk mengolah hasil penilaian dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar. Penulis juga menanyakan waktu yang dibutuhkan untuk mengolah nilai dan menyusun analisis hasil evaluasi belajar.

Dari hasil wawancara singkat diperoleh data sebagai berikut :

  1. Ada 2 guru yang belum mengolah hasil penilaian, karena penilaiannya dilakukan melalui pengamatan langsung sehingga tidak perlu diolah.
  2. Ada 3 guru yang belum menguasai komputer dan 5 guru belum menguasi program spreadsheet
  3. Ada 2 guru yang merasa nyaman menggunakan kalkulator dan 1 guru lebih suka dibantu oleh anaknya.

 

PENUTUP

Pelaksanaan pelatihan pemanfaatan  program pengolah angka dalam pembelajaran, dan pengembangannya merupakan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Pelaksanaan pelatihan yang telah dilakukan memberikan hasil yang memuaskan bagi penulis karena terjadi perubahan yang signifikan pada diri peserta yaitu peningkatan pengetahuan dan ketrampilan meskipun belum sepenuhnya dikuasai oleh peserta. Hal ini disebabkan penulis sendiri menyadari masih belum dapat menguasai sepenuhnya tentang program pengolah angka apalagi hanya dalam waktu 2 hari. Pelatihan lanjutan masih diperlukan sehingga para guru SMP Negeri 1 Madukara akan memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat memanfaatkan TIK dalam pembelajaran. Sebagai masukkan bagi pengembangan dimasa-masa mendatang dapat kami sampaikan beberapa hal, yaitu:

  1. Guru seharusnya aktif dan termotivasi untuk mengikuti pelatihan pemanfaatan TIK maupun pelatihan lainnya karena menyangkut dengan penilaian kinerjanya mulai tahun 2013.
  2. Kepala Sekolah harus memberikan perhatian yang lebih dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan
  3. Pengawas harus melaksanakan bimbingan kepada guru dalam melakukan pengolahan hasil penilaian dalam rangka perbaikan dan peningkatan pembelajaran dikelasnya.
  4. Perhatian Pemda seharusnya dapat diberikan untuk kegiatan-kegiatan seperti pelaksanaan Pelatihan Pemanfaatan TIK bagi guru.

 

DAFTAR PUSTAKA

Permendiknas No. 13 Th. 2007. Tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah/Madrasah. Jakarta.

SK Menpan No. 84 Tahun/   /1993 Tentang Jabatan Fungsional Guru  dan Angka Kreditnya. Jakarta.

Permendiknas No. 20 Th. 2007. Tentang Standar Penilaian Pendidikan. Jakarta.

UU RI No. 20 Th. 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sinar Grafika.UU RI No. 14 Th. 2005. Undang-Undang Guru dan Dosen.  Jakarta: Sinar Grafika.

Jubile Enterprise. 2013. Formula Excel untuk Pemula. Yogyakarta, Elek Media Komputindo

Moch. Tofik. 2012. Cara Praktis dan Instan Menjadi Programer Excel. Jakarta. Mediakita

BIODATA

Nama              : Rosiman, S.Pd.

NIP.                : 19740805 200003 1 005

Pangkat/Gol  : Pembina / IV.a

Jabatan           : Kepala Sekolah

Unit Kerja       : SMPN 2 Rakit Kab. Banjarnegara




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *