PTK SMP Language Skill Listening and Speaking Pada Metode Diskusi

 UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA MELALUI LANGUAGE SKILL LISTENING AND SPEAKING PADA PENERAPAN METODE DISKUSI KELAS VIIA SEMESTER I DI SMP NEGERI 2 JATIBARANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014mokh

           ABSTRAK

Pelaksanaan penelitian perbaikan pembelajaran ini secara khusus bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIA SMPN 2 Jatibarang Tahun pelajaran 2013 / 2014. Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Language Skill Listening and Speaking. Hasil dari pelaksanaan perbaikan pembelajaran ini dirancang dan dilaksanakan dalam dua Siklus setiap Siklus terdiri dari empat tahapan yang harus dijalani yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Pembelajaran pada siklus I sebagian siswa belum dapat mengidentifikasi makna percakapan transaksional dan interpersonal lisan pendek sederhana. Sehubungan hal tersebut metode serta media yang digunakan belum diterapkan secara maksimal. Kemajuan siswa berangsur lebih baik pada akhir Siklus II. Dimana pada Siklus II hasil belajar yang dicapai mencapai rata-rata kelas 70. Hal tersebut berarti metode serta media yang diterapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam menguasai language skill listening and speaking.

 

Kata Kunci    : Keaktifan, Hasil Belajar, Language Skill Listening and Speaking.

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Belajar kelompok merupakan salah satu strategi belajar yang sering dipakai oleh siswa Sekolah Menengah Pertama. Kegiatan belajar kelompok yang banyak dipraktekkan saat ini adalah dengan cara pembagian kelompok belajar yang terdiri dari  beberapa siswa dengan melaksanakan kegiatan belajar yang bertempat di rumah guru maupun di salah satu anggota kelompok belajar. Kegiatan belajar kelompok akan sangat membantu siswa untuk dapat meningkatkan kualitas  hasil belajarnya. Kemampuan siswa yang merupakan  rangkaian kreatifitas  dan motivasi  belajar serta  tingkah  laku dalam menuntut ilmu dapat tumbuh kembangkan melalui  kegiatan belajar kelompok. Strategi  belajar  kelompok yang dikembangkan saat ini adalah mengacu pada bidang studi yang masuk. Bahasa   Inggris  merupakan salah satu pelajaran yang kurang  mendapatkan tempat  di hati  siswa kelas VII SMP Negeri  2 Jatibarang Kabupaten Brebes sehingga membawa dampak  terhadap  rendahnya hasil  belajar  siswa kelas VII.  Perlu  diketahui bahwa mata pelajaran Bahasa Inggris adalah program untuk menanamkan dan mengembangkan pengetahuan,  keterampilan, sikap dan nilai  berbahasa Inggris  pada  siswa. Kemampuan akan berbahasa Inggris sangat berguna bagi setiap siswa dalam era globalisasi ini. Berdasarkan kurikulum pendidikan dasar tahun 2004, fungsi  mata  pelajaran Bahasa Inggris bagi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Jatibarang Kab. Brebes  adalah :

  1. untuk memberikan pengetahuan  tentang  berbagai   kosakata,   grammer dan vocabulary yang kaitannya dengan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari dengan orang asing,
  2. mengembangkan keterampilan proses,
  3. mengembangkan wawasan,   sikap   dan   nilai   yang   berguna   bagi   siswa   untuk meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari,
  4. mengembangkan kesadaran   tentang   adanya   hubungan   keterkaitan   yang  saling mempengaruhi   antara  kemajuan  Bahasa   Inggris  dan  tekhnologi  dengan keadaan lingkungan dan pemanfaatannya serta keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi.

Dalam upaya mencapai fungsi dan tujuan pengajaran Bahasa Inggris pada siswa  kelas VIIA SMP Negeri  2 Jatibarang khususnya,  maka diperlukan strategi belajar siswa yang baik dan menumbuhkan ide/gagasan baru pada   setiap   siswa. Guna meningkatkan   hasil   belajar   Bahasa   Inggris   siswa   kelas  VII  SMP  Negeri 2 Jatibarang,  maka   perlu   dikembangkan   sistem belajar  yang   efektif   dan   efisien.   Strategi   belajar Bahasa  Inggris   harus  dapat membangkitkan gairah belajar, menumbuhkan kreatifitas,  menanamkan kepercayaan diri  dan rasa  tanggung  jawab siswa  terhadap pelajaran yang ditekuninya.  Salah satu pengembangan sistem belajar yang sering diterapkan adalah sistem belajar kelompok. Sampai  saat   ini  program belajar  kelompok dalam belajar  Bahasa Inggris pada siswa kelas VIIA SMP  Negeri 2 Jatibarang belum ditangani secara serius, padahal belajar kelompok pada kelas lain dengan mata pelajaran yang berbeda terbukti   sangat   efektif   dan  efisien   dalam meningkatkan   hasil   belajar siswa. Kegiatan belajar kelompok di SMP Negeri 2 Jatibarang belum dikembangkan dan dibina secara optimal, sehingga hanya bersifat sukarela dan belum dilakukan pengawasan serta evaluasi terhadap perkembangan dari belajar kelompok tersebut.

Dari kenyataan   ini,  maka   perlu   diambil   suatu   inisiatif   untuk  menerapkan program belajar kelompok   bagi   siswa   kelas   VIIA   SMP   Negeri  2 Jatibarang khususnya   dalam belajar Bahasa Inggris.  Untuk mengatasi  masalah rendahnya hasil  belajar  Bahasa Inggris siswa kelas VII   SMP  2 Jatibarang, maka belajar kelompok merupakan salah satu alternatif yang baik. Berbagai kesulitan belajar Bahasa Inggris yang selama ini menjadi kendala bagi hampir semua siswa, mulai dari kelas VII sampai  kelas VIIA hendaknya menjadi pelajaran yang berharga untuk mencetuskan ide baru dalam program pelaksanaan belajar kelompok.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tentang strategi belajar kelompok pada siswa dalam meningkatkan hasil  belajar  Bahasa Inggris,  maka dapat  dirumuskan masalah sebagai berikut :

  1. Bagaimana strategi belajar kelompok yang diterapkan pada siswa kelas VIIA SMP 2 Jatibarang dalam belajar  Bahasa Inggris?
  2. Apakah belajar kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIA SMP Negeri 2 Jatibarang dalam belajar  Bahasa Inggris?
  3. Adakah konstribusi belajar kelompok terhadap hasil  belajar siswa kelas VIIA SMP Negeri  2 Jatibarang dalam belajar  Bahasa Inggris?

Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah, maka ada beberapa  tujuan yang  ingin dicapai dalam penelitian ini, antara lain :

  1. Untuk mengetahui tentang strategi belajar  kelompok yang diterapkan pada siswa kelas  VIIA  SMP Negeri  2 Jatibarang dalam belajar Bahasa Inggris.
  2. Untuk mengetahui apakah belajar kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIA  SMP Negeri  2 Jatibarang dalam belajar Bahasa Inggris.
  3. Untuk mengetahui konstribusi belajar kelompok terhadap hasil belajar siswa kelas VIIA SMP Negeri 2 Jatibarang dalam belajar Bahasa Inggris.

KAJIAN PUSTAKA

Hakikat Belajar

Belajar merupakan suatu proses kegiatan yang dilakukan secara sadar oleh siswa untuk   mencapai   tujuan.   Belajar   adalah   suatu   aktifitas   mental   dan psikis   yang berlangsung   dalam   interaksi   dengan   lingkungan   yang menghasilkan perubahan-perubahan pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan nilai sikap, perubahan ini relatif konstan/tetap atau berbekas (Winkel, 1987 : 200). Sukirin  (1984)  mengatakan bahwa belajar  adalah suatu proses kegiatan yang disengaja untuk merubah tingkah laku sehingga diperoleh kecakapan baru. Hsil belajar dapat diketahui setelah melalui proses belajar, kemudian diterapkan atau diujikan pada dunia nyata. Lebih lanjut dikatakan bahwa setiap kegiatan belajar akan menghasilkan suatu perubahan padadiri siswa. Perubahan dalam diri itu menunjukkan bahwa mereka telah   melakukan   proses   belajar. Proses   belajar   seperti   itu   pada   umumnya   tidak melibatkan pengajaran, yaitu guru dan siswa. Hilgard   yang   dikutip   Pasaribu   (1983)   berpendapat   bahwa  learning   in   the process by wich an activity oreginites or is changed trough responding to a situation  provided  the   chenged  can not be attribud to growth or   the   temporary   sate  of   the  orgnisme   as   in   fatique   or   under druges. Pendapat tersebut berarti bahwa belajar merupakan suatu proses kegiatan yang menghasilkan  aktifitas  baru  atau  perubahan kegiatan karena reaksi   lingkungan.  Perubahan  ini tidak dapat  disebut  belajar  apabila disebabkan oleh perubahan atau kesadaran sementara orang  tersebut karena kealahan atau karena obat-obatan, sehingga orang tersebut tidak sadar terhadap keadaan dirinya.

Belajar kelompok merupakan suatu proses kegiatan yang dilakukan secara sadar oleh siswa untuk mencapai tujuan dengan dilakukan secara berkelompok atau dari hasil kegiatan belajar dengan berkelompok dengan sesama siswa. Ada beberapa batasan yang diberikan dalam bidang pendidikan mengenai  strategi belajar kelompok, diantaranya :

  1. Strategi adalah pola umum perbuatan guru dan murid di dalam kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien.
  2. Strategi belajar   kelompok   adalah   pendekatan-pendekatan   guru   dalam menggunakan  informasi  memilih cara belajar dan mendefinisikan peran siswa dalam kegiatan belajar secara berkelompok. Konsepsi Hasil Belajar Hamalik (2002) mengatakan bahwa belajar adalah perubahan tingkah laku yang relatif mantap berkat latihan dan pengalaman. Dalam kegiatan belajar guna meraih hasil yang   diinginkan   biasanya   digolongkan  menjadi   tiga   jenis   kemampuan   yang   harus dipelajari dalam proses belajar.
  3. Kemampuan kognitif, meliputi pengetahuan dan pemahaman.
  4. Kemampuan sensorik psikomotorik,  meliputi  keterampilan melakukan  rangkaian gerak-gerik dalam urutan tertentu.
  5. Kemampuan dinamik efektif, meliputi sikap dan nilai yang meresapi perilaku dan tindakan.

Hasil belajar yang berupa sikap, pengetahuan atau keterampilan disebut kemampuan internal yang bersifat psikis/mental.

Konsepsi Belajar Bahasa Inggris

Banyak ahli-ahli berusaha merumuskan apa belajar itu namun masing-masing ahli menyoroti dari sudut pandangnya sendiri sehingga arti belajar menjadi bermacam-macam sesuai dengan jumlah ahli yang mengemukakannya.

Kurikulum pendidikan  dasar   (2004)  menyebutkan  bahwa  pengajaran  Bahasa Inggris bagi siswa Sekolah Menengah Pertama berfungsi untuk:

  1. Mengembangkan dasar-dasar kemampuan dalam berbahasa Inggris
  2. Mengembangkan ketrampilan proses
  3. Mengembangkan wawasan, sikap dan nilai yang  berguna bagi siswa untuk meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari
  4. Mengembangkan kesadaran tentang adanya hubungan keterkaitan yang saling mempengaruhi  antara kemajuan Bahasa Inggris dan Kurikulum pendidikan dasar (2004) menyebutkan pengajaran Bahasa  Inggris bagi siswa Sekolah Menengah Pertama bertujuan agar siswa:
  1. Memahami konsep-konsep bahasa  Inggris  dan keterkaitannya  dengan kehidupan sehari-hari
  2. Memiliki ketrampilan proses untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris
  3. Mempunyai minat untuk mempelajari bahasa Inggris
  4. Bersikap ingin tahu, tekun, terbuka, kritis, mawas diri, bertanggung jawab, bekerja sama dan mandiri
  5. Mampu menerapkan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari
  6. Mampu berkomunikasi dengan orang asing.

 

METODE PENELITIAN

Rancangan Penelitian

Dalam penelitian ini   akan   menggunakan   rancangan   strategi   belajar   kelompok   untuk   mengetahui pengaruhnya   terhadap   hasil   belajar   bahasa   Inggris   siswa   kelas  VIIA  SMP Negeri 2 Jatibarang. Dalam  pelaksanaannya,   penelitian   tindakan   dimulai   dari   pengumpulan   dan penyusunan data  yang meliputi  analisis  dan  interprestasi   tentang   arti  data   tersebut. Penelitian tindakan merupakan intervensi skala kecil terhadap tindakan dunia nyata dan pemeriksaan cermat terhadap pengaruh intervensi tersebut  (Cohen dan Mantion, 1980: Zuriah:   2003).   Berpijak   pada   pandangan   tersebut,   maka   penelitian   tindakan   ini berdasarkan pada situasional dan bergaya realitas lapangan (Hopskin, 1985, 1993; Mc. Niff, 1992). Rancangan   dalam   penelitian   ini   direncanakan   melalui   beberapa   tahap perencanaan, diantaranya:

(1) refleksi awal,

(2) peneliti merumuskan permasalahan secara operasional,

(3) peneliti merumuskan hipotesis tindakan dan

(4) menetapkan dan merumuskan rancangan tindakan.

Dalam pelaksanaan tindakan,rancangan dilakukan dalam 2 siklus yang meliputi ; (1) perencanaan,(2) tindakan,(3) pengamatan,(4) refleksi.

Rancangan Penelitian Tindakan Kepengawasan ( PTKp ) menurut Kemmis dan Mc.Taggar ( Depdiknas,2000 ) adalah seperti gambar berikut :

alur-mokh

Lokasi dan Subjek Penelitian Gambar 

Lokasi  penelitian  ini  mempunyai  arti   tempat,  pelaku dan kegiatan  (Nasution, 1992).  Lokasi   penelitian   dari   aspek   “tempat”   adalah   lokasi   dimana   tempat   proses pembelajaran   berlangsung,   yaitu   kelas   VIIA   SMP   Negeri  2 Jatibarang. Subjek penelitian ini adalah guru   dan   siswa   kelas   VIIA.

    Langkah-langkah Penelitian

Kegiatan peneliti dalam upaya mengetahui pengaruh belajar kelompok terhadap hasil  belajar  Bahasa  Inggris pada siswa kelas  VII,  maka dilakukan  langkah-langkah penelitian sebagai berikut.

  1. Observasi penelitian.
  2. Penentuan lokasi
  3. Pengumpulan data awal
  4. Melakukan penelitian   terhadap   25   siswa   kelas   VII   SMP   Negeri   2 Jatibarang  dalam  proses   belajar  mengajar Bahasa Inggris
  5. Melakukan wawancara terhadap guru dan siswa.
  6. Melakukan rencana   kegiatan   belajar   kelompok.
  7. Melakukan pengumpulan data terhadap hasil tes I dan II.
  8. Setelah data   terkumpul   selanjutnya   diidentifikasi   dan   mendeskripsikan   hasil.

   Instrumen Penelitian

Jenis instrumen yang digunakan dalam penelitian tindakan, antara lain observasi, wawancara, catatan lapangan, angket dan dokumentasi (Zuriah, 2003). Dalam penelitian ini instrumen penelitian yang digunakan meliputi (1) observasi, (2) wawancara, (3) pemberian tes dan (4) dokumentasi.

Analisis Data

Analisis merupakan proses penyusunan data agar dapat ditafsirkan. Dalam analisis data   terdapat proses  mencari   dan  mengatur   secara   sistematis   transkrip wawancara, catatan lapangan dan bahan-bahan lain yang telah dihimpun oleh peneliti (Bogdan dan Biklen, 1982). Teknik   analisis   data   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah   analisis deskriptif.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

 Hasil Penelitian

Hasil   penelitian   dilakukan   terhadap   siswa   kelas   VIIA   SMP   Negeri 2 Jatibarang tentang strategi belajar kelompok terhadap hasil  belajar  Bahasa  Inggris belajar  kelompok  terhadap hasil belajar Bahasa Inggris diuraikan dalam paparan data dan  temuan penelitian. Peningkatan kualitas siswa dalam belajar kelompok dan motivasi belajar Bahasa Inggris akan membawa perubahan yang berarti  dalam memberikan konstribusi terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas VII.

  1. Paparan Data
  2. Dalam setiap pertemuan menunjukkan adanya siswa kels VII yang mengalami kesulitan belajar Bahasa Inggris dan cenderung kurang bersemangat.
  3. Beberapa siswa menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengikuti pelajaran Bahasa Inggris.
  4. Belajar Bahasa Inggris secara kualitas belum terpenuhi, namun secara kuantitas semua siswa melakukan proses belajar mengajar sesuai jadwal yang ditentukan.
  5. Sistem belajar siswa masih bersifat  individu,  yaitu siswa cenderung pasif dan mengatasi   kesulitannya   sendiri   tanpa   adanya   diskusi   aktif   dan   tidak   saling memberikan informasi.
  6. Informasi guru mengatakan bahwa kesulitan belajar siswa kelas VII disebabkan oleh faktor   internal   siswa,  namun demikian  faktor  eksternal  dari  lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga kurang diperhatikan.
  7. Kegiatan belajar kelompok dan pembagian  tugas kelompok dalam pengajaran Bahasa Inggris menunjukkan adanya kemajuan siswa dalam mengatasi kesulitan  belajar dan menunjukkan kemajuan terhadap hasil belajar siswa kelas VII
  8. Temuan Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian dan paparan data tentang strategi belajar kelompok yang dilaksanakan  oleh  siswa  kelas VII,  maka  ada  beberapa   temuan penelitian yang mengarah pada kreatifitas  dan motivasi  belajar siswa kelas  VII. Temuan tersebut menunjukkan perubahan sikap siswa sebelum dilaksanakannya kegiatan belajar kelompok dan sesudah dilaksanakannya belajarkelompok. Siswa mengalami perubahan sikap cenderung lebih percaya diri, tanggung jawab, kreatif dan mempunyai motivasi belajar  yang meningkat.

Pembahasan

Berikut ini hasil pembahasan berdasarkan masalah yang telah dirumuskan berdasarkan hasil penelitian terhadap  siswa kelas VIIA SMP Negeri 2 Jatibarang.

  1. Penerapan Strategi Belajar Kelompok

Perkembangan kemajuan  siswa dapat   terdeteksi   secara rinci   dengan   melakukan   ulangan   harian   guna   mengetahui   pengaruh   belajar kelompok   terhadap  hasil  belajar  bahasa   Inggris   siswa  kelas  VII. Pemberian tes dilakukan dengan mengedepankan jenis dan bobot soal yang sama antara soal tes I dan II yang mencakup keseluruhan pokok bahasan dalam pelajarab bahasa Inggris.

  1. Belajar Kelompok dan Hasil Belajar Bahasa Inggris

Belajar kelompok yang diterapkan pada siswa kelas VII dalam pelajaran bahasa Inggris membawa pengaruh terhadap hasil belajar bahasa Inggris. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa belajar  kelompok dapat  meningkatkan hasil  belajar  bahasa Inggris pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Jatibarang.

  1. Kontribusi Belajar Kelompok Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris

Belajar kelompok memberikan kontribusi terhadap perubahan perilaku siswa dalam belajar dan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VII.  Kontribusi belajar kelompok membawa perubahan perilaku dan hasil  belajar siswa kelas VII sangat dirasakan dalam proses belajar dan mengajar. Kontribusi belajar kelompok terhadap hasil belajar bahasa Inggris ditandai dengan perubahan sikap kelas VII, antara lain:

  1. Siswa   kelas   VII   lebih   kreatif   dalam
  2. Siswa kelas VII mulai menunjukkan sikap percaya diri.
  3. Siswa kelas VII menunjukkan perkembangan motivasi belajar khususnya pada mata pelajaran bahasa Inggris.

Kontribusi  belajar  kelompok  selain membawa perubahan  sikap kelas VII juga membawa pada perubahan hasil belajar siswa, yaitu adanya peningkatan hasil belajar bahasa Inggris yang menjadi  target.

PENUTUP

Simpulan

Berdasarkan   rumusan   masalah   dan   pembahasan   tentang   strategi   belajar kelompok   dalam meningkatkan   hasil   belajar   bahasa   Inggris   siswa   kelas  VIIA  SMP Negeri  2 Jatibarang,  maka   dapat   ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Strategi belajar   kelompok   dalam belajar bahasa Inggris lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan sistem belajar secara individu.
  2. Belajar kelompok dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Jatibarang.
  3. Belajar kelompok memberikan kontribusi  positif terhadap perubahan perilaku dan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VII.  Perubahan perilaku yang disebabkan oleh kegiatan belajar kelompok, yaitu:

(1) siswa lebih kreatif, (2) siswa lebih bertanggung jawab, (3) siswa lebih percaya diri dan  (4) motivasi  belajar  meningkat.

Saran

Dengan penulisan laporan penelitian ini  diharapkan agar para guru khususnya guru kelas yang mengajarkan bahasa Inggris dapat menerapkan strategi belajar kelompok dan bimbingan belajar terhadap siswa kelas VII dalam upaya meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris.

DAFTAR PUSTAKA

Bogdan, R.C. & Biklen, S.K. 1982.  Qualitative Research In Education. Boston : Allyn & Bacon.

Depdiknas. 2000. Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Kurikulum Pendidikan Nasional. 2004. Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Hamalik,   Oemar.   1983.  Metode   Belajar   Dan   Kesulitan-kesulitan   Belajar.   Bandung: Tarsito.

Nasution,  S.  1987.  Berbagai  Pendekatan Dalam Proses Belajar dan Mengajar.  Jakarta: PT. Bina Aksara.

Sukirin. 1984. Psikologi Belajar. Yogyakarta: FP IKIP Yogyakarta.

Winkel. 1984. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: Gramedia.

Zuriah,   N.   2003.  Penelitian   Tindakan   Dalam   Bidang   Pendidikan   Dan   Sosial.   Edisi Pertama. Malang: Bayu Media Publishing

 

BIODATA PENELITI

Nama Lengkap                     : Mokh. Idi Fitriyadi, S.Pd.M.M

NIP.                                         : 19660217 199802 1 002

Jabatan                                   : Kepala Sekolah

Golongan                                : Pembina, IV/a

Unit Kerja                               : SMP N 2 Jatibarang

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *